- Hanya di Harris Barelang Batam, Staycation Hemat dengan Diskon 25 Persen hingga Akhir Tahun
- Atlet Layar Kepri Dapat Penghargaan Dankodaeral IV usai Sukses Raih Medali di Ajang Kejurnas
- Amsakar Tutup Kejuaraan Voli Piala Walikota 2026, Berikut Deretan Prestasi BP Batam
- Antisipasi Dampak El Nino Demi Jaga Ketahanan Air Baku
- Ratusan Pelukis Ikuti Event Gerakan Nasional Indonesia Raya Menggambar 2026
- Ifanko Dipercaya Jabat Wakil Ketua Peradin Kepri hingga 2029
- 166 SPPG Polri Siap Diresmikan Presiden Prabowo Serentak dari Kabupaten Tuban
- Kodim 0316 Batam Jadi Titik Sentral Kepri
- PLN Batam Perkuat Semangat Kartini lewat Donor Darah dan Edukasi Perempuan
- PLN Batam Umumkan Jadwal dan Lokasi Pemeliharaan Rutin Listrik Selasa 21 April 2026
WN India Ditemukan Tewas Gantung Diri di PT Idros Batam seusai Tikam 3 Kru Kapal Henry Darcy

Keterangan Gambar : (gambar background) ilustrasi gantung diri. (lingkaran merah) Kapolsek Batu Aji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang. /1st
KORANBATAM.COM - Seorang laki-laki warga negara (WN) India berinisal MJ ditemukan tewas diduga gantung diri di dalam ship stores atau gudang bahan penyimpanan makanan kering kapal Henry Darcy pada Minggu (26/1/2025) beberapa waktu lalu.
Sumber menyebutkan, pria 30 tahun ini meninggal setelah menikam tiga orang kru kapal ketika bersandar di pelabuhan PT Idros Service, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menggunakan pisau dapur.
Kapolsek Batu Aji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang membenarkan peristiwa penemuan korban yang mengakhiri hidupnya atau bunuh diri dalam kapal tersebut.
“Betul bang,” ucapnya lewat WhatsApp saat dikonfirmasi KoranBatam, Rabu (29/1) siang.
Diduga Stres Pikiran dan Kabar Anak Sakit

Keterangan gambar: AKP Raden Bimo Dwi Lambang saat menjadi Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja. /1st
Dari penjelasan para saksi, Bimo membeberkan korban diduga kuat nekat bunuh diri lantaran banyak pikiran dan mendapat kabar anaknya sakit.
“(Gantung diri, red) keterangan dari agen pelayarannya itu dia (MJ, red) ada ngobrol sama kaptennya. Terakhir itu dia ada gangguan pikiran, terus dikabarkan juga anaknya sedang sakit. Intinya gitu lah bang, keterangan dari kapten,” jelasnya.
Motif Penikaman Belum Diketahui, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Namun, ditanya soal motif MJ melakukan penikaman, Bimo belum bisa menyampaikan secara pasti sampai MJ nekat menikam tiga kru kapal Henry Darcy karena masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Sementara ketiga korban yang ditikam oleh MJ mengalami luka cukup serius di bagian kepala dan punggung.
“Selamat semua (3 korban penikaman, red). Jadi kalau motif penikamannya masih dalam proses penyelidikan, dan korban masih dalam rangka pengobatan,” ujarnya.
Bimo mengatakan, jenazah korban akan dipulangkan ke negara asalnya lewat Singapura pada Kamis (30/1) besok.
“Informasi dari agen pelayarannya, hari Kamis jenazah bersangkutan akan dikirim kembali ke negara asalnya via Singapura bang. Dan dari pihak keluarga sudah menerima atas kematian yang dialami oleh saudara MJ tersebut bang,” ucapnya.
(iam)
▴-▴


















































































