Tim Gabungan SAR, Cari Satu Korban Laka Laut di Dermaga Sekupang

Reporter : Koran Batam 19 Okt 2020, 23:55:18 WIB METROPOLITAN
Tim Gabungan SAR, Cari Satu Korban Laka Laut di Dermaga Sekupang

Keterangan Gambar : Tim Gabungan SAR, saat melakukan pencarian korban Laka Laut di Dermaga Sekupang, tepatnya di depan Ponton Basarnas Sekupang, Kota Batam. (Foto : ilham/KORANBATAM.COM)


KORANBATAM.COM, BATAM - Tim Gabungan Search And Rescue (SAR), tengah berusaha melakukan upaya pencarian satu orang korban kecelakaan laut (Laka laut) di Dermaga Sekupang, tepatnya di depan Ponton Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Sekupang, Kota Batam.

Pencarian itu, dilakukan Senin (19/10/2020), pukul 07.00 hingga pukul 13.30 WIB, setelah mendapatkan informasi adanya kecelakaan sebuah boat pancung bermesin 40 PK pembawa cumi dari Belakang Padang menuju ke pelabuhan pancung, sekira pukul 02.30 WIB, dini hari.

 

Keterangan gambar : Tim Gabungan SAR, saat melakukan pencarian korban Laka Laut di Dermaga Sekupang, tepatnya di depan Ponton Basarnas Sekupang, Kota Batam. (Foto : ilham/KORANBATAM.COM)

Informasi yang diterima KORANBATAM.COM, dari salah seorang narasumber, kecelakaan itu bermula saat boat pancung yang dibawa oleh Risky (17) dan Danar (35) dari Belakang Padang menabrak kayu, sehingga membuat boat pancung tersebut terbanting ke kiri dan menyebabkan boat tenggelam, setiba di depan pelabuhan Basarnas, Sekupang.

Beruntung salah seorang korban bernama Risky bisa menyelamatkan diri dengan cara berenang menuju boat Combat Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla). Namun naas, rekannya bernama Danar ikut terbawa boat yang tenggelam ke dasar laut, setelah berusaha menyelamatkan boatnya tersebut.

Masih dikatakan narasumber, tim gabungan SAR tengah berusaha melakukan pencarian hingga esok hari.

“Akan dilanjutkan pencarian besok pagi. Sampai korban ditemukan,” ujar narasumber, yang tidak mau namanya disebutkan.

Adapun tim gabungan SAR yang terlibat dalam pencarian tersebut adalah tim Basarnas Sekupang, Sea Rider Lantamal IV Tanjungpinang, 2 unit boat patroli milik Lanal Batam yakni RHIB dan Sea Rider II, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Sekupang, dan boat Bakamla Sekupang.

“Diduga boat tenggelam, karena boat kecil hanya panjang 5 meter dan lebar 1.10 centimeter, tetapi mesin besar 40 PK,” tandasnya.
 

 

(ilham)




Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook