Selain Kota Industri, Batam Punya Potensi Hayati Laut yang Berlimpah

Reporter : Koran Batam 14 Nov 2020, 15:00:46 WIB WISATA
Selain Kota Industri, Batam Punya Potensi Hayati Laut yang Berlimpah

Keterangan Gambar : ilustrasi keanekaragaman hayati biota laut. (Foto : istimewa)


KORANBATAM.COM - Batam adalah kota terbesar yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Wilayah Kota Batam terdiri dari beberapa pulau yaitu pulau Batam, pulau Rempang dan pulau Galang dan pulau-pulau kecil lainnya di kawasan selat singapura dan selat malaka.

Pulau Batam, Rempang dan Galang terkoneksikan oleh sebuah jembatan yang diberi nama Jembatan Barelang. Batam merupakan salah satu kota dengan letak yang sangat strategis karna berbatasan langsung dengan negara Singapura dan Malaysia.

Batam juga merupakan kota industri akan tetapi dibalik itu semua Batam juga memiliki potensi keanekaragaman hayati laut yang berlimpah. Keanekaragaman hayati laut yang terdapat di Batam contohnya seperti Mangrove, Terumbu Karang dan berbagai macam spesies ikan laut.

Keanekaragaman hayati laut di Batam banyak dijadikan masyarakat sebagai sumber mata pencaharian. Mangrove di Batam khususnya daerah Nongsa banyak dimanfaatkan masyarakat dengan membuka wisata mangrove sebagai salah satu tempat wisata rekreasi.

Perairan laut di Batam juga memiliki keindahan bawah laut yang sangat bagus, disana terdapat berbagai macam jenis spesies ikan, biota dan juga terumbu karang yang sangat beragam bentuknya dan juga memiliki warna yang beragam, sehingga banyak masyarakat yang memanfaatkannya dengan cara membuka jasa snorkeling untuk melihat keindahan bawah laut yang terdapat di Kota Batam.

Dengan potensi keanekaragaman hayati laut yang dimiliki Kota Batam, seharusnya pemerintah bisa melihat ini sebagai peluang baru dan mengembangkannya supaya Batam bukan hanya berfokus pada satu poros yaitu sektor industri, tetapi juga bisa bertumpu pada sektor wisata apalagi jika dilihat dari wilayah Batam memiliki letak yang sangat strategis karena berdekatan dengan Singapura dan Malaysia, sehingga jika wisata bahari di kembangkan akan berpotensi mengundang para wisatawan asing datang ke Batam untuk berlibur.

Sehingga diharapkan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat di Kota Batam.

 

Penulis: Muhammad Ridho Rahmadi Andofa/Universitas Maritim Raja Ali Haji




Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook