Danlantamal IV Rekonsialiasi Internal bersama Dinas Keuangan AL

Reporter : Koran Batam 14 Jan 2020, 00:32:16 WIB KEPRI
Danlantamal IV Rekonsialiasi Internal bersama Dinas Keuangan AL

Keterangan Gambar : Rekonsiliasi Internal Semester II, Gelombang III yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Yos Sudarso, Markas Komando (Mako) Lantamal IV, dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Keuangan TNI Angkatan Laut (Kadiskual) Laksamana Pertama TNI DR R Anang D Kuncoro bersama Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah. (Foto : Dispen Lantamal IV Tanjungpinang)


KORANBATAM.COM, Tanjungpinang – Kepala Dinas Keuangan TNI Angkatan Laut (Kadiskual) Laksamana Pertama TNI DR R Anang D Kuncoro bersama Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, membuka secara resmi acara  pembukaan Rekonsiliasi Internal Semester II, Gelombang III yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Yos Sudarso, Markas Komando (Mako) Lantamal IV, Jl Yos Sudarso No 1 Batu Hitam, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Selasa (14/01/2020).

Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa kemudian dilanjutkan sambutan oleh Danlantamal IV, setelah disusul sambutan dari Kadiskual sekaligus membuka acara tersebut dan ditutup dengan ramah tamah. 

Danlantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah mengatakan Rekonsiliasi merupakan proses pencocokkan data transaksi keuangan yang diproses dengan beberapa sistem atau subsistem yang berbeda berdasarkan dokumen sumber yang sama.

"Pelaksanaan Rekonsiliasi terdiri dari Rekonsiliasi Internal dan Rekonsiliasi Eksternal," ujar Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah dalam sambutan tertulisnya, Senin (13/01/2020) kemarin.

Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah juga menambahkan salah satu upaya konkret untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara adalah dengan diberlakukannya Undang-undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

"Serta Undang-undang Nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara dan Undang-undang Nomor 15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara," tutur Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah.

Sementara itu dilingkungan Kementerian Pertahanan dan TNI pelaksanaan, Rekonsiliasi diatur dalam Peraturan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2015 dan Juklak Kapusku Kemhan Nomor 07/A tahun 2015.

"Sebagai operator, seluruh peserta memiliki tugas dan tanggungjawab untuk menertibkan laporan keuangan yang ada dimasing-masing satuan kerja, oleh karena itu saya harapkan seluruh peserta mencatat setiap transaksi dengan akurat sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP)," jelas Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah.

Pada TA 2018 Kementerian Pertahanan dan TNI memperoleh opini, bahwasannya Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Perolehan opini WTP TA 2018 ini harus kita pertahankan sehingga diharapkan TA 2019 laporan keuangan Kementerian Pertahanan dan TNI kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat tersusun laporan keuangan yang berkualitas yakni laporan keuangan yang akurat, transparan dan akuntabel yang sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), sehingga kita dapat memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada laporan keuangan Kementerian Pertahanan dan TNI TA 2019," kata Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah.

Ditempat yang sama Kadiskual Laksamana Pertama TNI DR R Anang D Kuncoro mengatakan penyelenggaraan Rekonsiliasi saat ini adalah Rekonsiliasi Internal terkait dengan realisasi APBN yang bersumber dari DIPA tahun anggran 2019.

"Tujuannya agar sinkronisasi data antara Badan Keuangan, Badan Perencanaan dan Badan Logistik terlaksana secara transparan dan akuntabel," ucap Laksamana Pertama TNI DR R Anang D Kuncoro.

Selain itu, Kadiskual juga menambahkan bahwa dari keseluruhan permasalahan, perlu disikapi secara bijak, pada kesempatan Rekonsiliasi ini diharapkan dapat dihasilkan laporan keuangan semester II TA 2019 yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu ada beberapa penekanan dari Kadiskual, terkait kegiatan ini antara lain mengatakan bahwa Laksanakan kerjasama antar Badan Keuangan, Badan Logistik dan Badan Perencanaan, terkait dengan pencocokan data realisasi belanja, pecatatan persedia atau
BMN serta pengolahan hibah dan hutang-piutang Rumkit.

"Jadikan hasil Rekonsiliasi Internal ini sebagai dasar penyusunan laporan keuangan semester II TA 2019 dan permasalahan yang tidak dapat diselesaikan saat Rekon berlangsung, agar dicatat dalam Berita Acara Rekonsiliasi dan menjadi perhatian untuk diselesaikan perkesempatan pertama setelah Rekonsiliasi berakhir," pungkasnya.

Sebagai Informasi perserta yang mengikuti Rekonsiliasi Internal Semester II TA 2019 ini Para Kakuil dari Lantamal I, II, IV dan XII serta Para Ka Akun dari dan staf jajaranya, Perwakilan Mako Lantamal I, II, IV, XII, Lanal Dumai, Lanal Lhokseumawe, Lanal Tanjung Balai Asahan, Lanal Sabang,  Lanal Sibolga, Lanal Bengkulu, Lanal Nias, Fasharkan Mentigi, Lanal Batam, Rumkital dr Midiato Suratani dan Lanal Bangka Belitung.

Hadir dalam kegiatan acara tersebut Ketua Panitia Pusat Rekonsiliasi Kolonel Laut (S) Syahrial, Kakuil Mabesal Kolonel Laut (S) Herry Setyo Nugroho, Wadanlantamal IV Kolonel Laut (P) DR Imam Teguh Santoso, Para Pejabat Utama Lantamal IV, Kafasharkan Mentigi Kolonel Laut (T) Mulyatna, Danwing Udara 1 Kolonel Laut (P) Gering Sapto Sambodo, Karumkital dr Midiato Suratani, Kolonel Laut (K) dr Tanto Budiharto, Danlanudal Tanjungpinang Letkol Laut (P) Dani Achnisundani, serta Para Kadis atau Kastaker Lantamal IV. (ilham)




Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook